Tuesday, August 11, 2009

Kesehatan : Diabetic Retinopathy

Mata adalah jendela dunia, tanpa mata kita tidak bisa melihat betapa indah bumi tempat kita berpijak ini. Oleh karena itu mari kita jaga kesehatan mata dari segala gangguan yang bisa mereeduksi penglihatan kita misalnya Rabun jauh, rabun dekat, Cylnder, katarak, Glukoma dan satu lagi diabetic retinopathy.

Kondisi mata seperti diabetic retinopathy (komplikasi diabetes pada retina) dapat dideteksi secara dini dan ditangani dengan tepat sehingga tidak terlanjur parah.

"Kini telah ada berbagai program aktif untuk mendeteksi dini penyakit mata. Kami rekomendasikan kepada pasien diabetes untuk melakukan pemeriksaan retina atau diabetic retinal photography, sehingga perawatan dapat segera dijalani dan penglihatan dapat diselamatkan, " kata Dr Ian Yeo Yew San, dokter mata yang menjabat sebagai konsultan di Singapore National Eye Centre yang tergabung dalam layanan wisata sehat, FlyFreeForHealth.Jenis Diabetic Retinopathy
Background retinopathy merupakan kondisi awal dari diabetic retinopathy yang terus berkembang perlahan-lahan dalam kurun waktu tahunan. Bercak-bercak darah atau lemak dapat muncul pada retina. Bagi sebagian pasien, pembuluh darah dapat bocor ke macula (bagian dimana retina seharusnya memberikan penglihatan fokus), sehingga menyebabkan kebutaan.

Proliferative retinopathy
merupakan tahap lanjut dari background retinopathy dan merupakan penyebab terjadianya kebutaan akibat diabetes. Pembuluh-pembuluh darah baru muncul di permukaan retina dan saraf optik. Pembuluh ini cenderung untuk retak hingga akhirnya bocor. Atau, jaringan sel luka dapat tumbuh akibat pembuluh darah yang rusak, yang akan mengencangkan dan menarik retina, sehingga lepas, dan berakibat kebutaan.

Perawatan Diabetic Retinopathy

Jika diabetic retinopathy terdeteksi sejak dini, perawatan dengan laser photocoagulation dapat mencegahnya menjadi lebih parah. Namun pada kasus yang sudah terlanjur parah, perawatan tersebut dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kebutaan.

Perawatan dengan sinar laser ini bertujuan untuk menambal pembuluh darah yang bocor dan
membentuk gores luka kecil pada retina. Gores luka tersebut mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru, dan pembuluh darah yang sudah ada akan mengkerut dan menutup. Perawatan laser ini dapat dilakukan tanpa rawat inap.

Sedangkan untuk diabetic retinopathy tingkat lanjut, perawatan dapat dilakukan dengan cara vitrectomy, yang bertujuan untuk memindahkan darah dari pusat mata dan jaringan luka yang menghalangi retina. Seringkali, perawatan vitrectomy didampingi oleh perawatan laser. Prosedur ini dilakukan dengan bius lokal.

Sumber : www.mahkotadewa. com

No comments:

Post a Comment